Aroma Karsa (2018): Perjalanan Penuh Teka-Teki


“Puspa Karsa bukan dongeng”  kalimat penuh penekanan yang di ucapkan Eyang Putri kepada Raras cucunya.  Raras tau sekali bahwa neneknya adalah seorang pencuri, banyak sekali resep kecantikan keraton yang neneknya curi untuk diproduksinya sendiri dan di jual ke khalayak. Cerita tentang seluruh pencurian resep Raras sudah menguasainya namun cerita tentang Puspa Karsa yang paling menarik menurut Raras. Puspa Karsa bukan dongeng, tapi tidak sembarang orang bisa menemukan Puspa Karsa. Eyang Putri menitipkan pesan kepada Raras untuk menemukan Puspa Karsa, sebelum Raras mengetahui dimana lokasi Puspa Karsa, Raras harus temukan siapa “hidung” yang tepat untuk menemukan Puspa Karsa karena hidung orang yang tepat lah yang dapat menampakkan wujud Puspa Karsa.

“Sejarah bilang pedang dan tombaklah yang mengoyahkan Majapahit. Ada cerita lain. Cerita yang Cuma diketahui segelintir orang. Cerita tentang seorang raja dan bunga agungyang sengaja disembunyikan dari rekam sejarah Mahesa Guning dan Puspa Karsa”

Novel Aroma Karsa menyajikan cerita pencarian Puspa Karsa, wujudnya akan muncul kepada hidung yang tepat. Jati dan Suma menjadi aktor utama dalam novel ini. Tidak ada seorang anak didunia ini yang mau tinggal di TPA dan di tinggalkan ibu sejak bayi, tapi Jati mengalaminya. Ketika usia Jati menginjak belia, dia baru mengetahui bahwa sang ayah masih hidup dan tinggal dalam jeruji besi dengan kondisi gangguan jiwa. Keahlian Jati dalam mendeteksi aroma disekitarnya sangat luar biasa, Jati tau kapan harus berteduh ketika aroma air hujan akan datang dan berbagai aroma lainnya.

Lain halnya dengan Suma, kehidupannya serba tercukupi, pendidikannya tinggi namun kepekaan nya dalam mendeteksi aroma menjadi ancaman baginya. Aroma yang menurutnya asing akan membuatnya mual tidak terkontrol. Dalam novel ini, Raras menjadi dalang dalam segala peristiwa. Peristiwa yang terkesan tidak sengaja ternyata sudah lebih dahulu direncanakan oleh Raras. Termasuk meninggalnya ibu Jati. Hal tersebut yang membuat Suma beranggapan bahwa selama hidupnya, Raras tidak pernah mengajarkan nilai kejujuran dalam hidupnya. Raras merupakan ibu angkat dari Suma dan pewaris tunggal Kemara. Perusahaan parfum terbesar dengan harga produk yang cukup tinggi adalah milik Raras.

Aroma Karsa membawa pembaca berimajinasi tentang dunia maya yang tidak dapat dijangkau oleh manusia pada umumnya. Puspa Karsa yang terletak di desa yang berada di Gunung Lawu. Keberadaan desa yang maya, berhasil membuat pembaca berfikir, apakah ini novel fiksi atau nyata.  Pencarian Puspa Karsa bukanlah riset sederhana yang melibatkan sembarang orang, riset yang disajikan dalam novel ini riset yang melibatkan orang-orang hebat dan terstruktur sangat rinci.

Cerita cinta mewarnai novel Aroma Karsa. Cinta antara Jati dan Suma tidak di cerita kan secara romantis namun dapat membuat pembaca terhanyut dalam perjalanan cinta mereka.  Keegoisan dan ambisi Raras yang diceritakan dalam novel ini untuk mendapatkan Puspa Karsa menjadi tombak bagi dirinya sendiri. Raras selalu beranggapan ketika Puspa Karsa ditemukan maka rasa penasarannya hilang dan sejarah terpecahkan. Namun ketika Puspa Karsa ditemukan, dia tak dapat merasakan aromanya dan dia harus mati ditangan anak angkatnya sendiri.  Pembaca selalu berhasil dibuat penasaran di setiap bagian dalam cerita.

Kisah perjalanan yang rumit, penuh dengan teka-teki ini lah yang membuat pembaca tak mau beranjak.

Sebelumnya Potret Perempuan dan Pasar Terapung
Selanjutnya Menanam Harapan

Belum ada komentar

Tinggalkan pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *