10 Olahraga Baru dalam Asian Games 2018


Asian Games adalah event olahraga terbesar di Asia yang diselenggarakan setiap 4 tahun sekali. Penyelenggaran Asian Games ke-18 menjadi salah satu hal yang ditunggu masyarakat Indonesia. Indonesia menjadi tuan rumah dengan Jakarta dan Palembang menjadi kota penyelenggara yang dilaksanakan mulai 18 agustus-2 september 2018.

Ada beberapa yang berbeda dari penyelenggaraan Asian Games tahun ini, misalnya jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Pada gelaran sebelumnya, Penyelenggaraan Asia Games ke-17 di Korea Selatan, sebanyak 36 cabang olahraga di pertadingkan dengan dengan 28 cabang olahraga turut dipertandingkan pada Olimpiade 2016 di Rio de Jeneiro Brasil. Sementara untuk Asian Games ke-18 tahun 2018 di Indonesia, keputusan rapat koordinasi komite antara Indonesia dengan Dewan Olimpiade Asia (OCA) pada September 2017, ada 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Dari 40 cabang tersebut, ada 10 cabang olahraga baru yang pertama kali diperlombakan dalam perhelatan Asian Games.

Apa saja 10 olahraga tersebut, Pilajar telah merangkumnya. Berikut 10 cabang olahraga baru dalam perhelatan Asian Games 2018.

1. Rollersport

Sumber gambar: https://www.idntimes.com

Rollersport adalah cabor yang menggunakan alat beroda (roller sport), yang terdiri dari skateboarding dan rollerskate. Atlet inline speed skating menggunakan sepatu roda. Mereka akan melahap lintasan dan berusaha menjadi yang tercepat. Sementara skateboarding memakai papan dan mempertandingkan empat nomor yakni street, game of skate, best of trick, dan park. Olahraga ini juga tergolong fresh karena para peminat yang rata-rata anak muda. Alasan olahraga ini disetujui karena upaya Komite Olimpiade Internasional (OCA) untuk mendukung anak muda yang berminat dalam cabang olahraga tersebut. Rollersport pun rencananya akan dipertandingkan dalam Youth Olympic 2018 di Buenos Aires, Argentina dan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

2. Bridge

Sumber gambar: http://batam.tribunnews.com

Bridge atau contract bridge adalah permainan kartu yang mengandalkan baik kemampuan bermain maupun keuntungan. Empat pemain berpasangan dan duduk berhadap-hadapan. Permainan ini terdiri dari lelang diikuti oleh permainan kartu. Peraturan-peraturannya cukup ringkas dan mirip dengan permainan kartu lainnya. Lelang berakhir dengan sebuah kontrak kecuali bila kartu di tangan dilewati. Sebuah kontrak adalah pernyataan oleh salah satu partner bahwa pihak mereka akan mengambil sejumlah (atau lebih) trik. Lelang ini menentukan pihak yang menyatakan, the strain of trump dan lokasi pemimpin untuk kartu di tangan.
Turnamen bridge biasanya diatur untuk memaksimalkan penggunaan kecakapan satu tim dan meminimalkan pengaruh keberuntungan. Bridge telah dibandingkan dengan catur dalam pengertian bahwa harus digunakan akal sehat.Olahraga ini mengandalkan kecerdasan dan kecerdikan otak seperti layaknya catur. Bedanya, media yang digunakan yaitu kartu remi. Pada awalnya bridge ditolak sebagai cabang olahraga baru. Pada 11 Oktober 2016, PB GABSI membujuk OCA agar menjadikan bridge menjadi salah satu cabor resmi Asian Games kali ini, dan usaha tersebut akhirnya disetujui. Bridge akan dipertandingkan dalam enam nomor, men team, women team, mixed team, super mixed team, men pair dan mixed pair. Indonesia menargetkan dua medali emas dalam cabang olahraga ini.

3. Basket 3×3

Sumber gambar: https://sports.yahoo.com

Berbeda dengan basket pada umumnya yang menggunakan 5 orang dalam satu tim, kali ini cabang basket 3×3 menggunakan 3 pemain, lapangan yang digunakan pun hanya setengahnya dari olahraga basket pada umumnya. Waktu pertandingan 3 on 3 pun hanya terbagi menjadi tiga babak. Babak pertama adalah babak penyisihan yang berlangsung selama 10 menit. Babak kedua semifinal yang berlangsung selama 10 menit dan babak terakhir atau final ditentukan saat bola mati atau saat melakukan free throw.

4. Jet Ski

Sumber gambar: https://www.viva.co.id

Pertandingan jetski akan digelar pada 23-26 Agustus 2018 di Pantai Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta. Ketua Pengurus Pusat Indonesia Jetsport and Boating Association (IJBA) Saiful Sutan Aswar mengatakan persiapan venue untuk digelarnya olahraga ini pun sudah 95 persen. Nomor-nomor yang dipertandingkan dalam cabor jetski antara lain ski modified, runabout 1100 stock, runabout limited, dan endurance runabout open dengan total medali 12 keping.

5. Pencak Silat

Sumber gambar: http://archive.rimanews.com

Pada Asian Games sebelumnya, pencak silat tak pernah masuk ajang empat tahunan itu. Namun tahun ini Indonesia sebagai tuan rumah berhak menambahkan tiga cabang olahraga. Salah satu yang dipilih adalah pencak silat. Seni bela diri paling populer di Indonesia ini pun akhirnya akan digelar dalam Asian Games 2018. Pencak silat pun menjadi salah satu andalan bagi Indonesia untuk meraih medali emas.

6. Jiu Jitsu

Sumber gambar: https://hu.wikipedia.org

Jiu-jitsu adalah bela diri yang fokus pada pertarungan lantai dan juga mempunyai beberapa teknik seperti gulat, serangan keras, mengunci sendi dan bantingan. Indonesia mengutus 11 atlet dengan komposisi sembilan atlet putra dan dua atlet putri untuk bertanding di lima nomor dalam cabang olahraga ini. Diresmikannya Ju-jitsu jadi salah satu cabang olahraga Asian Games 2018 jelas sebuah keinginan yang lama dipendam bagi para praktisi sekaligus pecinta olahraga tersebut. Kini, ju-jitsu pun sudah memiliki induk olahraga resmi, yaitu Pengurus Besar Jiu jitsu Indonesia (PB-JI).

7. Sambo

Sumber gambar: https://srivijaya.id

Sambo adalah seni bela diri asal Rusia yang diperkenalkan Viktor Spiridonov dan Vasili Oshcepkob. Bela diri ini mengandalkan teknik submission seperti catch wrestling, judo, jiu-jitsu, kurash, dan alysh. Kata Sambo kadang ditulis dengan huruf besar “SAMBO” dan merupakan akronim dari SAMooborona Bez Oruzhiya, artinya “bela diri tanpa senjata”. Sambo pada dasarnya diadaptasi dari gulat tradisional Armenia, Georgia, Moldova, Uzbekistan, Mongolia, dan Azerbaijan.

8. Kurash

Sumber gambar: https://srivijaya.id

Kurash diklaim sebagai seni bela diri tertua. Kurash memiliki pola gerakan yang sama dengan judo dan gulat. Olahraga beladiri ini memiliki gerakan dasar saling membanting dengan mengaitkan baju khusus. Aturan dalam kurash melarang tindakan apa pun di lantai, gerakan yang diperbolehkan adalah dalam posisi berdiri. Olahraga kurash berasal di wilayah Tatarstan Asia Tengah atau yang sekarang dikenal dengan wilayah Uzbekistan. Indonesia mengirimkan delapan atlet untuk cabang olahraga ini.

9. Paralayang

Sumber gambar: https://asiangames.tempo.co

Olahraga terbang bebas dengan menggunakan sayap kain (parasut) yang lepas landas dengan kaki untuk tujuan rekreasi atau kompetisi. Dengan bermodalkan parasut, keberanian pun menjadi salah satu faktor utama dalam olahraga ini, atlet yang terjun di target yang telah ditentukan, maka dia yang akan menang. Paralayang resmi disertakan ke dalam Asian Games ke-18 melalui Sidang Umum OCA yang dilakukan di Danang, Vietnam, 25 September 2016. Rika Wijayanti merupakan atlet andalan Indonesia yang ditargetkan mendapat medali emas di nomor ketepatan mendarat perorangan.

10. Panjat Tebing

Sumber gambar: https://asiangames.tempo.co

Olahraga ini identik dengan alam bebas dan juga tebing tebing yang curam sekaligus berbahaya. Atlet akan diadu kecepatannya mencapati puncak tertinggi yang telah ditentukan. Panjat Tebing akan digelar di Sport Climbing Arena, Jakabaring Sport City, Palembang pada 23-27 Agustus 2018. Cabang Olahraga ini akan mempertandingkan enam nomor putra dan putri dengan kategori speed, combined, dan speed relay. Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menargetkan dua medali emas dari nomor speed putra dan putri.

Gimana pilajars, sudah pada tahu olahraga tersebut? Kita doakan Indonesia bisa berhasil meraih medali sebanyak-banyaknya dalam Asian Games 2018. Bangga Indonesia.

Sebelumnya Midah: Perempuan Manis bergigi Emas dalam Dunia Hiburan
Selanjutnya Berkawan Musik Menemani Akhir Pekan

Belum ada komentar

Tinggalkan pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *